Masalahku adalah obat penguat Imanku – PELAKU FIRMAN. Post by: PELAKU FIRMAN

Renungan Ilustrasi: “Masalahku adalah Obat Penguat Imanku”

“Tersenyum meski jiwa berbeban berat. msalah tak jadi hal yg ku pikirkan. krn jika aku menyerahkan hidupku pada Tuhan, maka hidupku akan disegarkan”

Chalysta sedang mengalami beban berat, hidupnya penuh dengan persoalan. Dirinya yang diambang perceraian dgn suaminya Ronald, diakibatkan oleh sang mertua yang ingin menjodohkan anaknya Ronald kepada wanita lain, dikarenakan Chalysta tdk memiliki anak. Saat itu, dia menangis dan dia berdoa kepada Tuhan Yesus. Ketika sedang berdoa, Tuhan menarik rohnya, dan membawa Chalysta ke suatu tempat, karena Tuhan akan memberikan satu hal terbaik untuknya.

Chalysta: Dimana aku ini??? Tempat ini indah sekali

Tuhan Yesus: Kamu ini aku bawa di rumahku, karena aku ingin berbicara kemanamu anak-Ku

Chalysta: Bukankah tadi aku sedang berdoa, kenapa aku bisa sampai disini, Tuhan

Tuhan Yesus: Aku menarik Rohmu, agar kau merasakan sukacita bersamaku disini

Chalysta: Apakah aku sudah meninggal Tuhan?

Tuhan Yesus: Tidak,,, Tidak,,, kamu masih hidup, dan Rohmu tarik sesaat, karena aku akan memberikanmu sukacita besar yang akan membahagiakanmu.

Chalysta: Apakah itu Tuhan?

Tuhan Yesus: Suamimu Ronald, akan bahagia bersamamu, karena kau akan mengandung anakNya, Bapa tlah mendengar doamu, dan kamu akan bahagia bersama suamimu, dan mertuamu juga akan sangat mengasihimu..

Chalysta: Apa itu mungkin Tuhan? Aku ini mandul? Mertuaku juga ingin memisahkanku dgn Ronald suamiku, karena aku hanya dianggap wanita yang tak berguna

Tuhan Yesus: Apa yang tak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Tuhan. Ketahuilah, rahimmu saat ini akan bisa menerima benih dari suamimu, berbahagialah di dalam Tuhan, anak-Ku, jagalah anugerah Tuhan itu, didiklah dia menjadi anak yang taat kepada Tuhan.

Chalysta: Terima kasih Tuhan, karena Kau sudah bersedia mendengarkan keluhanku

Tuhan Yesus: Tangisanmu adalah Tangisan-Ku juga, dan kamu bahagia, maka Aku bahagia. Kalian melanggar perkataanku, Akupun turut sedih, karena itu Aku kerap memanggil jiwa-jiwa agar mereka melihat apa sesungguhnya yang Bapa inginkan pada manusia, yaitu pertobatan.

Chalysta: Kau sungguh baik Tuhan, Kau mencintai orang berdosa sepertiku

Tuhan Yesus: Berterima kasihlah pada Bapaku yang mengutus Aku, dan demi nama-Ku kamu akan ku bawa dihadapan Bapa pada waktunya kelak. Tetaplah jadi Bintang yang bersinar dihati orang banyak, karena cahaya kasih yang kau pancarkan itu penuh dgn kebaikan, ajarkan keluargamu untuk lebih bersyukur lagi

Tak lama kemudian, Chalysta merasakan seperti ada tarikan yang sangat hebat. Ternyata Tuhan mengembalikan Roh Chalysta ke tubuhnya. Seminggu kemudian setelah kejadian itu, Chalysta pun mengandung seorang anak, hasil dari percintaannya dgn Ronald. Saat itu Ibu mertuanya tidak percaya, namun stelah melihatnya sendiri, maka beliaupun percaya, hingga mertuanya minta maaf, dan berjanji akan lebih mencintainya spt anaknya sendiri.

Merekapun hidup bahagia, hingga disambut lahirnya seorang anak laki-laki yang bernama Timothy yang artinya taat kepada Tuhan. Karena mereka berharap Timothy ini dibesarkan menjadi anak yang spt apa yang Tuhan Yesus inginkan. Dan mereka berjanji untuk menyekolahkan Timothy ke sekolah penginjilan, agar Timothy bisa menjadi berkat untuk orang banyak, dan menjadi saksi Tuhan yang begitu nyata untuk keluarga ini. Sekian

Semoga jadi berkat untuk kita semua…

Ostern Parona Lumbantoruan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s